Selasa, 10 Agustus 2010

Don't know!

I wanna sleep, but i can't!

Masih menerima dengan lapang bayangan2 yang datang..

Masih meneteskan air mata tanpa sebab yang pasti..


-Depok,11 Agustus 2010/00:25-

Jumat, 07 Mei 2010

SKRIPSI. Siapa Takut?


SKRIPSI. Siapa Takut?


SKS udah hampir penuh dijalanin, tapi kok berat banget ya memulai skripsi?

Wah... jangan sampai kisah mahasiswa abadi jadi jalan cerita akademis kamu...

Biar skripsimu nggak jadi momok dan melaju dengan lancar, ikuti tips-tips dari Gogirl! Ini.


WARMING UP

  • Pilih Topik Lebih Awal

Buka mata, buka telinga. Jangan mentang-mentang masih semester pertengahan, kamu cuek. Mulailah memilah-milah topik skripsi satu-dua semester sebelumnya. Kalau udah nemuin judul yang seru, pasti kamu lebih semangat bikin skripsinya. Nggak ada salahnya mulai diskusi sama senior/dosen.

  • Buat Time Table

Rencanakan dengan jelas kapan mau ke perpustakaan nyari referensi, kapan judul harus fix, kapan jadwal bimbingan, juga target kapan skripsi harus sudah selesai.

  • Do Your Research

Pilih jurnal up to date dan terakreditasi sebagai bahan referensi. Unsur kekinian juga penting. Kalau kamu anak Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, tema skripsi tentang kasus Bank Century tentu lebih fresh dibandingkan topik bom Bali.

  • Matangkan Proposal

Biasanya proposal belum begitu baku karena nantinya pasti akan direvisi. Tapi yang jelas, proposal ini akan menjadi guidance selama penulisan skripsi biar nggak keluar jalur. Proposal juga bisa menjadi alat bantu yang akan digunakan ketika kamu mengajukan topik atau judul kepada dosen pembimbing.

  • Avoid Side Jobs

Kalau ada tawaran project atau side job, jangan diambil dulu. Ingat, ijazah terakhirmu baru ijazah SMA! Hiromu Arakawa pernah bilang, “Human kind cannot gain anything without first giving something in return. To obtain, something of equal value must be lost”. Intinya, harus ada yang dikorbankan.


STARTING UP

  • Chapter 1 = Important Start

Banyak yang ngira kalau bagian terpenting skripsi adalah Bab 3 (isi/pengujian hipotesis), padahal kalau latar belakang di Bab 1 sudah dijelaskan secara runtut, bab-bab berikutnya akan mengikuti dengan sendirinya.

  • Be Proactive

Tugas dosen pembimbing memang membimbing, tapi kamu nggak bisa tergantung terus padanya. Be proactive! Jangan berkutat di bab yang sama. Mau coba ngerjain bab 4 duluan?

It’s OK! Banyak kok yang mencoba dan berhasil.

  • Keep Notes

Kelalaian nggak lengkap dalam menuliskan referensi sering dilakukan oleh beberapa mahasiswa skripsi. Biar nggak lupa, catat setiap detail acuan, kutipan teori, atau pendapat para ahli yang dijadikan referensi.

  • Proof-Reading dan Peer-Review

Proof-reading berguna untuk memastikan nggak ada kesalahan tulis (typo) maupun ketidaksesuaian tata letak penulisan skripsi. Peer-review dilakukan untuk mendapatkan second opinion dari pihak lain, bisa senior, teman/keluarga.

  • Hang With The “Right” People

Yaitu kawan-kawan seperjuangan yang semangat ngerjain skripsi. Kalau kumpul dengan yang kerjaannya main game, nongkrong, atau ngecengin senior cakep, kapan lulusnya??

  • Show Some Willingness

Kalau disuruh datang jam 12, datang tepat waktu. Kalau disuruh tunggu, tunggulah. Lakukan apapun yang disarankan dosen pembimbing. Berikan kesan bahwa kamu memang niat mengerjakan skripsi. Selesai bimbingan, jangan lupa bilang terima kasih dan tanya kapan beliau ada waktu lagi.


FIXING UP

Ujian atu sidang skripsi adalah saat yang ditunggu-tunggu. Biasanya dewan penguji terdiri dari satu ketua penguji dan beberapa anggota. Tiap penguji secara bergantian (kadang juga keroyokan) akan memberikan pertanyaan. Grogi, cemas, kuatir, atau tiba-tiba kebelet pipis itu wajar. Cara terbaik menghadapi ujian ini adalah kamu harus well prepared dan tenang.

  • Siapkan Presentasi

Buatlah “lubang jebakan”. Tentunya kamu harus sudah menyiapkan jawabannya kalau ditanya, dengan begitu kamu tampil outstanding di hadapan para penguji. Jangan lupa juga berdoa ya!

  • Pasca Ujian

Kalau udah sampai di tahap ini, biasanya kamu tinggal merevisi, bawa ke tukang jilid/fotocopy, urus administrasi, daftar wisuda, terus traktir teman-teman, hehehe…

Tapi kalau memang skripsimu bagus banget, kamu bisa coba mengirimkan skripsi itu ke media/jurnal publikasi untuk diterbitkan. Dengan demikian, skripsimu bisa dibaca dan bermanfaat buat lebih banyak orang.


KLIK DENGAN DOSEN

Faktor X ini penting buat kelancaran skripsi karena sadar nggak sadar, nasibmu ada di tangan sang dosen. Kalau kamu diperbolehkan memilih, kamu perlu tahu nih dua tipe dosen:

  • Dosen Senior

Umumnya berusia di atas 40-an tahun, setidaknya bergelar Doktor atau Profesor dengan jam terbang dan kesibukan tinggi. Kalau kamu milih dosen senior, proses bimbingan cukup sulit karena biasanya mereka sangat perfeksionis. Mereka juga sulit ditemui karena jadwal super padat. Tapi keuntungannya, kualitas skripsimu akan lebih baik. Biasanya kamu akan “tertolong” saat sidang, karena dosen penguji lain akan sungkan untuk “membantai”.

  • Dosen Junior

Biasanya berusiadi bawah 40 tahun, umumnya masih bergelar Master dan lumayan gampang dijumpai karena jadwalnya belum sepadat dosen senior. Dosen muda umumnya juga nggak strict ke mahasiswa. Tapi ruginya, kamu akan agak “sendirian” ketika ujian. Kalau ada penguji lain yang lebih senior daripada dosen pembimbingmu, bisa dipastikan kamu akan “dibantai”, hehe…

Buat kamu yang nggak punya kesempatan untuk memilih dosen, nggak usah khawatir. Cermati dulu gerak-gerik beliau, coba amati kebiasaannya, kegiatannya, hobinya, kalau perlu makanan kesukaannya dan sering-seringlah kontak sama beliau. Biasanya sih, kalu si dosen killer sudah melihat keseriusanmu, proses bimbingan/asistensi bisa jadi enak banget.


TIPS & TRIK

  • Siapkan Dana

Mulai dari akses internet, biaya print, ongkos kirim kuesioner, ongkos membeli souvenir buat responden, biaya transportasi, dll. Jangan sampai skripsi macet hanya karena kehabisan dana.

  • Eat Well And Exercise

Ngerjain skripsi butuh tenaga ekstra, jangan lupa makan, konsumsi vitamin, sering-sering olahraga dan minum air putih.

  • Keep Your Spirit Up!

Jaga semangat di saat tekanan memuncak memang susah. Apapun alasannya, entah itu calon mertua yang ingi menantu sarjana, jalan-jalan ke luar negeri, dll, jadikan itu motivasi ampuh untuk fokus! Mau yang lebih ekstrim? Bikin perjanjian sama Mama-Papa, kalau dalam sebulan skripsimu belum selesai, kamu bakal berhenti minta uang bulanan seumur hidup, hehe… Semalas apapun kamu, usahakan duduk di depan komputer, bawa kopi, teh, atau apapun yang bisa jadi penyemangat.

  • Refresh Your Brain

Ngerjain skripsi butuh pemikiran ekstra. Pikiran harus fresh biar tetep enjoy. Cobalah untuk relax dan temukan best spot yang bisa menenangkan pikiran. Sumpek di kamar hingga pikiran jadi mentok? Coba jalan-jalan ke balkon rumah atau pindah ngerjain di café yang relaxing. Cari suasana yang berbeda biar pikiran nggak buntu.


Sumber: Gogirl! Magazine For Real, Edisi 63/April 2010 page 48-49

Senin, 03 Mei 2010

Kemarin, Senin, 3 Mei 2010 keliling jakarta di siang bolong...
Panas, debu, polusi....
Keliling2 untyk cari tempat magang...
Makasih ya Adityaku, dah nemenin...
Aku tahu, kamu pasti capek banget sekarang...
Makasih yang teramat sangat...
Luv u so much

* Bersyukur banget aku punya kamu...

Minggu, 02 Mei 2010

Ya Allah, aku sangat2 bersyukur Engkau telah mendekatkan kami,
Kami yang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing

Dia yang selalu berusaha menutupi kekuranganku dengan kelebihannya,
Dan aku yang selalu berusaha menutupi kekurangannya dengan kelebihanku,
Sehingga kami bisa menjadi satu yang utuh ^_^


Depok, Minggu/020510/22:20
CRYING

Tahukah kamu, aku menyimpan sedikit rasa sakit?
Kenapa waktu itu kamu begitu tega?
Aku selalu dan selalu bertanya,
Dimana perasaanmu waktu itu?
Kamu boleh tertawa bahkan berjingkrak-jingkrak di depanku sekarang...
Kamu telah menemukan dua titik cerah itu
Sedangkan aku?
Aku masih terombang-ambing mencari titik itu
Satu titik, aku hanya menginginkan satu titik cerah saja
Seandainya aku sudah menggenggam satu titik itu,
mungkin aku tidak akan terus-terusan menangis
Kadangkala aku sadar, itu bukan sepenuhnya salah kamu
Mungkin aku juga harus menyalahkan diri sendiri

Aku memang bukan orang yang pemaaf,
Tapi aku selalu berusaha untuk menjadi orang yang pemaaf

Mom, i need u...
Aku ingin berada di pangkuanmu sekarang...
Hingga aku melupakan "hal sepele" yang membuat aku menangis jika mengingatnya
Hingga aku mendapat semangat yang penuh lagi untuk menyambut masa depan.

Depok, Minggu/020510/15:15


Selasa, 12 Januari 2010

Liat kenarsizan qt ;P




-KaTya-


Ika Katya Pratiwi
&
Aditya Katya Wibowo

20052008